Sawahlunto

Deri Asta - Zohirin Sayuti, Pasangan Cakada Sawahlunto yang Serasi

Warta Andalas | Kamis, 04 Januari 2018 - 23:11:36 WIB | dibaca: 745 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO - Genderang “perang” Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada alek Lima tahunan di kota Sawahlunto, kian hangat. Tiga nama pasang bakal calon Kada pun telah ramai diperbincangkan public. Masing-masing Paslon juga telah aktif dan intens dalam memasang “jerat” nya untuk mecuri perhatian public, sehingga diharapkan bakal mampu mendongkraak elektabilitasnya.

Bagi masyarakat kota Sawahlunto, menentukan pilihannya adalah bukan hal yang mudah, meski bagi sebagian orang tidaklah demikian alias cuek dan tidak mau tau, bahkan ada sebagian yang mengedepankan uang atau hanya memilih Paslon yang memberinya uang. Hal ini tak bisa dipungkiri, dan sepertinya telah menjadi sebuah tradisi bagi golongan masyarakat tertentu.

Namun, sadarkah kita bahwa sedikit uang yang diterima tersebut akan menjadi sebuah petaka jika ternyata Paslon pemberi uang tersebut akhirnya terpilih, tetapi tak mampu menjalankan roda kepemimpinannya selama 5 tahun kedepan. Siapakah yang akan merugi?, tentu masyarakat itu sendiri.

Artinya, sebagai masyarakat kota Sawahlunto yang sama-sama menginginkan adanya pembangunan dan kemajuan serta kemakmuran, tentunya harus benar-benar mempertimbangkan siapa bakal calon Kepala Daerah yang akan di pilihnya.

Kita tidak ingin mengatakan pemerintahan kota Sawahlunto periode sekarang gagal membangun ekonomi dan berbagai sector lainnya, meski sejumlah kalangan menilai belakangan ini sector ekonomi kita cukup melorot. Akan tetapi hal tersebut harus menjadi salahsatu pertimbangan kita sebagai pemilih, untuk menentukan nasib kota kedepan.

Visi – Misi Pasangan calon Kepala Daerah hendaknya dapat menjadi salahsatu acuan kita untuk menentukan siapa yang pantas untuk kita pilih, dengan tidak mengesampingkan criteria lain para Paslon, seperti Latar belakang keluarga, pendidikan, karakter, norma dan etika, wawasan serta hal-hal lain yang bisa menjadi dasar pertimbangan kita.

Sebagai contoh, adalah Pasangan Calon Deri Asta dan Zohirin Sayuti. Pasangan ini dipandang merupakan kolaborasi atau perpaduan Paslon yang tepat untuk memimpin kota ini. Pasalnya, Calon Walikota Deri Asta merupakan sosok pengusaha muda sukses nan santun, bijaksana dan beretika. Dalam kesehariannya, Deri Asta adalah pria yang selalu tampil apa adanya, bersahaja dan tidak mau menonjolkan diri meski tergolong orang yang telah berkehidupan mapan dalam segi ekonomi.

Sarjana Hukum jebolan Universitas Bung Hatta (UBH) Padang kelahiran 05 Oktober 1973 yang kini menjabat Ketua Komisi III di Parlement Sawahlunto ini, juga merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Sawahlunto yang selalu mengedepankan politik santun tanpa gaduh.

Sedangkan Calon wakil Walikota H. Zohirin Sayuti, SE, merupakan pensiunan Pegawai Negeri Sipil atau PNS (sekarang ASN.red) yang sarat pengalaman. Betapa tidak, selama lebih dari 30 tahun mengabdikan dirinya sebagai pamong masyarakat, 10 tahun Zohirin menjabat sebagai Sekertaris Daerah (Sekda) saat era kepemimpinan Alm. Ir. H. Amran Nur.

Artinya, dengan segudang pengalaman yang ia miliki, sosok Zohirin Sayuti adalah orang yang sangat mengerti bagaimana cara menjalankan roda pemerintahan.

Selain itu, warga desa Santur kecamatan Barangin kelahiran 25 Juni 1956 yang kini juga merupakan Ketua PP Muhammadiyyah di kota ini, yang dapat diartikan memiliki “benteng” agama sebagai tameng untuk menghindari kinerja yang melanggar aturan hukum dan perundangan, atau dalam kata lain tindakan korupsi.

Kesimpulannya, sosok sepuh sarat pengalaman yang berbenteng ilmu agama ini ditambah sosok Deri Asta sebagai sosok muda sukses dalam usaha dan karier politiknya, merupakan sebuah perpaduan pemimpin kota Sawahlunto yang bisa diharapkan akan mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat kota ini. (tim)

 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)