Profil

Oleh: Metta Iskandar (Pakar Kecantikan dan Owner Cosmetic Ratu Galuh)

Definisi dan Sejarah Pheromone

Warta Andalas | Rabu, 14 Maret 2018 - 22:41:42 WIB | dibaca: 1695 pembaca

Buat yang belum tau dan penasaran apa itu pheromone?, berikut ini aku jelaskan pengertian pheromone secara ilmiah dan juga sejarah pheromone serta apa fungsi dari pheromone dalam parfum.

Pengertian Pheromone

Pheromone adalah suatu zat alami yang dihasilkan oleh tubuh untuk menarik dan merangsang ketertarikan lawan jenis yang disebarkan melalui udara.

Zat pheromone tersebut biasanya akan berproduksi lebih banyak disaat tubuh dalam keadaan fit dan bugar.

Sebagai gambaran pengertian tentang pheromone, mungkin kamu pernah berjumpa seseorang dari lawan jenis dan ketika kedatangannya di tengah-tengahmu memberikan rasa nyaman. Bahkan lingkungan sekitarmu, padahal jika dilihat secara rasional masih banyak orang lain yang mungkin lebih menarik secara fisik dari pada dia.

Mengapa hal itu bisa terjadi?? 

Pheromone adalah jawabannya, zat Pheromone yang berasal dari dalam tubuh, dihasilkan secara alamiah dan ditujukan kepada spesies yang sama, yes...zat pemikat alami, begitulah tanggapan yang melekat pada zat yang satu ini. Pheromone merupakan senyawa kimia alami yang ditemukan pada setiap serangga, hewan dan manusia. Secara alami zat ini memang dihasilkan oleh tubuh, baik itu laki-laki ataupun perempuan.

Menurut Prof. Grammer, fenomena pheromon telah ada di bumi sejak berjuta-juta tahun yang lalu. Jika seorang wanita yang secara fisik kurang menarik, akan menebarkan pesonanya melalui pheromon untuk menarik lawan jenisnya, sementara wanita yang memiliki fisik menarik tidak akan merasa terusik. Dengan cara itu, sistem pheromone ini membantu seseorang untuk menemukan pasangan yang cocok secara biologis.

Para ahli kimia dari Huddinge University Hospital di Swedia malah mengklaim bahwa Pheromone juga punya andil dalam menghasilkan perasaan suka, naksir, cinta, bahkan gairah seksual seorang manusia pada manusia lainnya.

Buktinya penelitian terhadap reaksi otak 12 pasang pria-wanita sehabis mencium bau senyawa sintetik mirip Pheromone. Bebauan tersebut langsung bereaksi terhadap hormon estrogen (pada wanita) dan hormon testoteron (pria). Jadi, hubungan cinta, gairah seksual, maupun dalam memilih teman, juga didasari pada bau Pheromone yang dihasilkan manusia.

Sejak tahun 2005, Para peneliti telah berhasil menggolongkan Pheromone atas 4 jenis, yaitu :

1. Penandaan Wilayah Teritorial (Misalnya Pemimpin sekawanan singa akan melepaskan sejenis Pheromone di hutan sekitar untuk menandai wilayah kekuasaannya)

2. Pengenal Ibu dan Bayinya. (Banyak percobaan menemukan seorang ibu, tetap bisa mengenal baju yang dipakai bayinya diantara tumpukan pakaian anak2 orang lain, hanya dengan mengandalkan penciuman)

3. Penyesuai waktu Menstruasi (Kadang-kadang ini disebut sebagai “Nun Syndrome”, dimana sekelompok wanita yang hidup saling berdekatan setiap hari, maka tubuh mereka akan menyesuaikan diri sedemikian rupa sehingga masa menstruasinya menjadi sama. Hal ini pertama kali diamati pada biarawati hidup di asrama, sehingga disebut “nun-syndrome”)

4. Pheromone penarik sex untuk species manusia (Beberapa penelitian yang dilakukan para ahli secara “double blind test, dengan placebo pembanding, membuktikan efektifitas pheromone cukup nyata untuk meningkatkan daya tarik sex)

Fenomena PHEROMONE sebagai bentuk komunikasi ini lama-lama mulai dicoba diterapkan dalam kehidupan manusia sehari-hari. Terutama sejak ditemukan bahwa pheromon juga dihasilkan kelenjar di dalam tubuh manusia. Dan yang terpenting, bisa mempengaruhi hormon-hormon dalam tubuh (terutama otak) manusia lainnya.

Nah sekarang telah ditemukan zat pheromone sintetis yang mirip dengan kandungan pheromone alami, dan pheromone tersebut dicampurkan dengan essential oil sehingga berfungsi sebagai parfume, karena pheromone sendiri tidak berbau secara kasar. Jadi jika kita merasa daya tarik di mata lawan jenis kurang, kita bisa menggunakan parfum pheromone untuk menarik lawan jenis di sekitar.

Selain menimbulkan ketertarikan secara seksual, parfum pheromone juga bisa meningkatkan kepercayaan diri serta menjadikan diri lebih calm and cool.

Tersedia untuk lelaki dan perempuan. Yang minat DM aja, limited stock.

Untuk lebih jelasnya, klik saja website www.ratugaluh.com





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)