Agam

Damkar Agam Simulasi Kebakaran di RSIA Riski Bunda

Warta Andalas | Kamis, 12 Juli 2018 - 08:56:58 WIB | dibaca: 653 pembaca

WARTA ANDALAS, AGAM - Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam memberikan pembekalan pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan dan Alat Pemadam Api Tradisional (APAT) kepada personil RSIA Kecamatan Lubukbasung, Rabu (11/7).

Bertindak selaku pemateri dalam sosialisasi yaitu Rino Irvan Aditia dan Samsuar, yang menyampaikan tentang api serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Alat Pemadam Api Tradisional (APAT).

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Agam, melalui Kabid Damkar, Afliwaneri menyebutkan, melalui kegiatan ini setidaknya personil RSIA tau betapa pentingnya APAR dan APAT di sampaing Akreditasi yang akan dituju.

“Di RSIA personilnya hanya tau dimana dan berapa tinggi letak APAR, tetapi mereka belum mengetahui bagaimana cara pemakaiannya. Sehingga diharapkan personil mengikuti kegiatan ini dengan baik,” ujarnya.

Disebutkan, berdasarkan banyak ruangan di RSIA, setidaknya ada 20 unit APAR, setiap ruangan minimal dua unit. Khusus ruangan yang menjadi pemicu terjadinya kebakaran seperti dapur paling tidak tiga atau empat unit.

“Selain dapur, ruangan yang harus ada APAR antara lain, ruangan operasi, ruangan anak dan ruangan pelayanan, sehingga semua personil RSIA dituntut harus tahu fungsi dan cara memakainya,” jelasnya.

Kebakaran memang tidak ada yang menginginkan, tetapi setidaknya personil RSIA mampu mengatasi api sedini mungkin ketika terjadi kebakaran dengan menggunakan APAR.

Di samping itu, salah seorang peserta sosialisasi Elsa mengaku belum tau bagaimana penggunaan APAR dengan baik. “Selama ini saya hanya tau fungsinya untuk memadamkan api, tetapi api yang bagaimana bisa dipadamkan dengan APAR baru diketahui melalui sosialisasi ini,” jelasnya.

Elsa menilai kegiatan ini sangat bermanfaat untuk pengetahuan personil RSIA, sebab ilmu yang didapat tidak hanya berlaku di RSIA saja, tetapi juga di rumah atau di lingkungan lainnya.

“Semoga ilmu yang didapat mampu membantu orang lain disamping ilmu kesehatan yang dipelajari di bangku perkuliahan selama ini,” ujarnya, berharap. (khw)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)