Purbalingga

Coklit Pilgub Jateng, PPDP Wajib Datangi Rumah ke Rumah

Warta Andalas | Jumat, 19 Januari 2018 - 19:26:39 WIB | dibaca: 191 pembaca

WARTA ANDALAS, PURBALINGGA - Tahapan Pencoklitan Daftar Pemilih untuk Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) akan dimulai Sabtu (19/1) sampai satu bulan kedepan. Pencoklitan bertujuan untuk memutahirkan data pemilih yang bersumber dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu terahir yakni DPT Pemilihan Bupati (Pilbup) 2015 ditambah Daftar Potensial Pemilih Pemula (DP4).

Salah satu komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga, Suchedi mengatakan Petugas Pencoklitan Data Pemilih (PPDP) wajib datang dari rumah ke rumah agar data yang dihasilkan valid dan bisa dipertangungjawabkan. KPU sudah berkoordinasi dengan teman-teman Panitia Pengawas (Panwas) dari kabupaten sampai ke desa untuk selalu mengingatkan PPDP agar bekerja sesuai dengan koridor yang ada.

“Jika masyarakat menjumpai ada PPDP tidak mendatangi dari rumah ke rumah dilaporkan KPU, mereka akan kami berikan sangksi tegas,” katanya disela-sela acara dialog di Radio Gema Soedirman, Jum’at (19/1).

Gerakan coklit serentak 20 Januari lanjut Suchedi diharapkan mampu menghasilkan data yang valid data yang mampu mengakomoidir pemilih. Sehingga sehingga seluruh masyarakat Purbalingga yang persyaratan memenuhi sebagai pemilih  terdaftar semua. Setelah terdaftar sebagai pemilih dan ditetapkan sebagai DPT nantinya akan rame-rame dengan semangat menuju ke TPS untuk memilih.

Terkait dengan kendala di lapangan  seperti ketidakjelasannya identitas pemilih, seperti ketidakpunyaan KK, KTP  atau surat keterangan, Suchedi menejalaskan bisa dilakukan dengan himbauan ke masyarakat agar segera melakukan perekaman E-KTP.  Dari perekaman E-KTP nantinya bisa digunakan untuk mendapatkan surat keterangan  dari Dinas Penudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) yang nantinya menjadi dasar pendataan menjadi calon pemilih.

“ Seperti TNI Polri yang memasuki pensiun per tangal 27 Juni 2018  maka dia harus didata menjadi daftar pemilih pemula,” katanya

Proses coklit yang akan berlangsung sampai 18 Februari menurut Suchedi akan menjadi bahan Daftar Pemilih Sementara (DPS)  yang nantinya akan dikoordinasikan dengan (Dindukcapil). Dari masukan dan temuan-temuan yang ada dalam pencoklitan akan mendapatkan legalitas Dindukcapil sehingga akan menjadi DPT.

“ Jumlah PPDP sama dengan banyaknya jumlah TPS yakni sebanyak 1.655 orang. Tiap desa berfariatif sesuai dengan banyakya TPS didesa tersebut. seperti di desa Brecek dan  Palumpungan wetan terdapat 2 PPD karena hanya ada 2 TPS,” pungkasnya. (PI-2)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)