Hukrim

Bupati Sumbawa Ancam Pecat ASN Jika Lakukan Mark-Up Harga Barang Korban Gempa

Warta Andalas | Rabu, 12 Juni 2019 - 19:59:30 WIB | dibaca: 210 pembaca

WARTA ANDALAS, SUMBAWA - Bupati  Sumbawa, HM Husni Djibril berjanji akan memecat ASN pada  jajarannya, jika terbukti bekerja sama melakukan Mark-up, harga barang bagi Korban Gempa, Hal itu disampaikan bupati saat dihubungi media melalui sambungan telephone, Rabu siang (12/6).

Sebelumnya, LSM Indonesia Investigasi Korupsi (IIK) yang menerima  laporan masyarakat korban gempa NTB, khususnya di  Kabupaten Sumbawa terkait adanya dugaan mark-up, langsung turun untuk melakukan Investigasi.

Dari hasil Inveatigasi tersebut, ditemukan bahwa sampai menjelang awal bulan Ramadhan kemarin terdapat ratusan warga korban gempa di Sumbawa yang masih belum menerima bantuan sebagaimana janji Presiden Joko Widodo.

Selain keluhan dari warga yang belum menerima bantuan, keluhan juga datang dari warga yang sudah menerima bantuan berupa material yang dirasakan harganya cukup mahal dan diduga kuat adanya mark-up.

Menjawab hal itu, Bupati Sumbawa mengatakan bahwa semua pelaksanaan pengelolaan itu sudah diserahkan kepada Kepala BPBD. Bupati juga berjanji untuk segera memanggil aparat terkait, khususnya Kepala BPBD untuk mempertanyakan hal tersebut.

Sebelum berita ini dipublikasikan, media kembali menghubungi Bupati HM Husni Djibril, melalui sambungan telepon.

Menurutnya, bedasarkan hasil laporan para aparat terkait, laporan masyarakat tentang adanya dugaan mark-up harga material bagi para korban gempa itu, sama sekali tidak benar.

“Jika media memiliki bukti, silahkan serahkan kepada saya, dan yang terlibat akan saya pecat,” tandasnya. (tim)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)