Batusangkar

Buntut Kisruh Golkar Sumbar, Dedi Irawan Desak DPP Non Aktifkan Hendra Irwan Rahim

Warta Andalas | Selasa, 17 April 2018 - 09:11:58 WIB | dibaca: 145 pembaca

Dedi Irawan Ketua Media dan Penggalangan Opini DPD 1 Provinsi Sumatera Barat dan Ketua BMK 1957 Sumbar serta Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Tanahdatar.

WARTA ANDALAS TANAHDATAR – Kisruh yang terjadi di tubuh partai Golkar Sumatera barat, ternyata tak hanya disikapi oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 1 Partai Golkar Sumatera Barat, Yulman Hadi yang mengaku kaget atas adanya upaya pengulangan Musyawarah Daearah (Musda) DPD II Partai Golkar Sijunjung, tapi juga oleh Ketua Media dan Penggalangan Opini DPD 1 Partai Golkar Sumbar yang juga sebagai Ketua BMK 1957 Provinsi Sumbar dan Sekretaris DPD Golkar Tanahdatar Dedi Irawan juga angkat bicara dan minta agar Hendra Irwan Rahim di Non Aktifkan sebagai Ketua DPD 1 Partai Golkar Sumbar.

 "Keputusan kontroversi ini tidak mengacu kepada AD/ART partai berlambang baringin, serta mekanisme organisasi. Pengusulan Musda dilakukan inisiatif pribadi Hendra Irwan Rahim karena tidak pernah dirapatkan dan dibicarakan ditingkat pengurus harian, tindakan ini membuat perpecahan ditubuh partai Golkar Sumbar, yang membuat rasa solidaritas kabupaten/kota lain muncul dengan datang nya ratusan kader ke kantor DPD 1," sebut Dedi yang dirilis salahsatu media lokal.

Ditambahkan Dedi, kader sudah muak dengan gaya kepemimpinan Hendra ini. Menurutnya, mereka (kader) Hendra melakukan agenda terselubung untuk kepentingan pribadi dan secara masif menghancurkan partai Golkar di Sumbar, oleh karena itu spontan seluruh kader yang datang lebih memilih merusak kantor Golkar, dari pada menghancurkan partai. " Beruntung aksi itu bisa cepat diredam," ucap Dedi yang juga turun gunung ketika rusuh pada Minggu (15/4/2018) itu.

Dedi Irawan juga  menyayangkan prilaku ketua DPD 1 Hendra Irawan Rahim, dalam memimpin partai Golkar Sumbar, yang selalu melakukan adu domba antara kader, otoriter dan abuse of power ditengah Golkar. Dimana saat ini ujar Dedi Golkar sedang berjuang membawa partai golkar kembali bermartabat.

Tetapi runut Dedi, Ketua DPD justru mempermalukan partai Golkar di Sumbar. Dan ia merasa khawatir, partai Golkar yang sedang kacau balau ini akan mampukah memenangkan pemilu 2019, sementara partai lain sibuk berbenah, Golkar Sumbar malah sibuk "adu jotos".

Dedi juga mengatakan 2 kali bertemu ketua umum  Airlangga di Widya Chandra dan kementerian, Ketum kata Dedi menyampaikan, tidak ada restrukturisasi dan revitalisasi pengurus Golkar di Sumbar. "Kita fokus dan Konsen pada Pilkada, Pileg dan Pilpres," kata Dedi menirukan ucapan Ketum Airlangga.

Dengan tegas, Dedi minta DPP Golkar, agar mengambil langkah bijak untuk menonaktifkan ketua DPD 1 Golkar Sumbar.  "Agar tercipta suasana kondusif di tubuh Golkar Sumbar, supaya bisa menyusun kembali strategi pemenangan partai Golkar di Sumbar DPP harus menonaktifkan Hendra Irwan Rahim," jelas Dedi. (sr)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)