Agam

BPBD Agam Mendata Lokasi Tanah Yang Rawan Longsor

Warta Andalas | Selasa, 13 Februari 2018 - 14:54:10 WIB | dibaca: 156 pembaca

WARTA ANDALAS, AGAM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mendata lokasi tanah yang rawan longsor yang dapat menyebabkan kerugian terhadap masyarakat setempat.

"Pendataan ini telah kita lakukan dengan menurunkan tim dengan jumlah empat orang pada pertengahan Januari 2018,"ujar Kepala BPBD Agam, Muhammad Lutfi Ar didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiap Siagaan BPBD Agam, Yunaldi di Lubukbasung, Sabtu (10/2) 

Muhammad Lutfi mengatakan, pendataan daerah rawan longsor itu dilakukan di Kecanatan Malalak, Baso, Sungaipua, Palupuh, Palembayan, Tanjungraya, Ampekkoto dan Canduang.

Setelah pendataan selesai, akan di pasang alat deteksi pergerakan tanah di lokasi dearah yang rawan longsor tersebut, daerah yang rawan longsor itu merupakan kawasan pemukiman penduduk.

"Pada 2016 Pemkab Agam juga mendapatkan alat deteksi dini pergerakan tanah sebanyak dua unit. Alat tersebut dipasang di Marambuang, Kecamatan Palembayan dan Tanjungraya." uajarnya

Selain itu, juga mendapatkan bantuan alat deteksi dini tsunami sebanyak delapan unit yang dipasang di Kecamatan Tanjung Mutiara.

"Alat ini sangat membantu warga Tanjung Mutiara, karena saat gempa bumi yang berpotensi tsunami, alat tersebut berbunyi," katanya.

Anggota DPRD Agam, Fauzi berharap BPBD setempat memberikan sosialisas dan simulasi dalam menghadapi bencana tanah longsor.

Selain itu, membuat jalur evakuasi bagi warga dalam menyelamatkan diri saat alat tersebut berbunyi. (khw)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)