Padang

BKKBN Bangka Belitung Belajar Ke Kampung KB di Padang

Warta Andalas | Senin, 04 Desember 2017 - 13:53:04 WIB | dibaca: 60 pembaca

WARTA ANDALAS, PADANG - Sebelumnya minim tersentuh pembangunan, sekarang RW 12 Kampung Berok Kelurahan Gunung Pangilun Kecamatan Padang Utara menjelma menjadi kampung percontohan setelah ditetapkan sebagai 'Kampung KB'. Wilayah ini kerap pula mendapat kunjungan studi banding dari daerah lain.

Senin (4/12/2017), Kampung KB Berok kembali mendapat kunjungan. Kali ini dari rombongan Badan Kependudukan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Provinsi Bangka Belitung.

Rombongan yang berjumlah sembilan orang dipimpin langsung oleh Kepala BKKBN Bangka Belitung Etna Estelita. Rombongan tersebut diterima Lurah Gunung Pangilun Andi Amir bersama Ketua LPM M. Nasir, Kepala UPT KB Yosef Oktobaren dan Babin Kamtibmas serta tokoh masyarakat setempat.

Lurah Andi Amir memaparkan terkait kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk menggeliatkan Kampung KB Berok. Diawali dengan sosialisasi terkait yang dimaksud kampung KB. Hal ini guna membangun persepsi masyarakat bahwa bicara KB bukan soal jumlah anak, tetapi lebih luas dari itu adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat yang diawali dari pembinaan keluarga serta pembangunan sarana lingkungan.

"Setelah sosialisasi, mindset masyarakat tentang KB mulai berubah. Sehingga warga mendukung kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan," kata Andi Amir.

Bukti dukungan itu, kata Andi, masyarakat mengjibahkan tanah untuk pelebaran akses jalan, kegiatan gotong royong juga rutin dilakukan, serta peningkatan keterampilan bagi masyarakat.

"Kegiatan-kegiatan ini terus dimotori Lurah, LPM dan tokoh masyarakat sehingga masyarakat terarah," sebutnya.

Ia menambahkan, aliran bantuan dan kegiatan pembangunan dari SKPD dan anggota DPRD dapil setempat serta pemangku kepentingan lainnya akhirnya banyak turun ke Kampung Berok. Integrasi kegiatan ini praktis meningkatkan percepatan pengentasan wilayah yang sebelumnya marginal dan minim sarana itu.

"Percepatan pembangunan terjadi karena adanya integrasi kegiatan tersebut," imbuhnya.

Menurut Andi Amir, yang tidak kalah penting adalah perhatian Walikota Padang dalam mendorong peningkatan kegiatan di Kampung KB itu.

"Dalam banyak kesempatan Walikota Padang selalu mendorong SKPD untuk mengarahkan kegiatan-kegiatan ke Kampung KB," tukuknya.

Sedangkan Kepala BKKBN Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung Etna Estelita mengatakan, pihaknya perlu belajar dalam aplikasi kampung KB.

"Di Provinsi Bangka Belitung memang sudah terbentuk 62 Kampung KB, masing-masing satu di setiap desa namun perlu ditingkatkan kegiatannya. Untuk itu kami perlu belajar," ujarnya

Alasan memilih Kota Padang, tepatnya Kampung KB Berok Gunung Pangilun, selain banyak diketahui dari media juga karena yang terdekat untuk tujuan studi banding.

"Kami lebih dekat dengan Sumatera Barat dan mengetahui kegiatan Kampung KB di daerah ini. Terlebih banyak juga dari jajaran kami yang berasal dari Sumbar," katanya.

Ia berharap kunjungan ini bermanfaat untuk peningkatan kegiatan Kampung KB di negeri "Laskar Pelangi" tersebut. Apa yang sudah diterapkan di Berok Gunung Pangilun akan bisa jadi rujukan dalam mengisi kegiatan di daerahnya.

"Kami berharap bermanfaat dan dapat meningkatkan mengisi kegiatan untuk Kampung KB," tutupnya.(DU/Hms)

 





Komentar : 1
Cara mengobati patah tulang
04 Desember 2017 - 14:25:57 WIB
matahari semakin diatas kita, disaat itulah harus terus mengumpulkan semangat agar bisa terus menulis :) ****s://t.co/1Hzf43OWKv
<<< 1 >>>


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)