Asuhan Drs. Sjachril Djaja M.Si

Bimbingan Bisnis UKM (JMS Consulting - 08)

Warta Andalas | Rabu, 05 Maret 2014 - 08:17:18 WIB | dibaca: 1274 pembaca

Mengembangkan Bisnis:

Melanjutkan tulisan terdahulu mengenai apa yang anda upayakan untuk mengembangkan bisnis ke depan ,dapat dilakukan sebagai berikut :

Pertama, perusahanan mulai berdiri dan ber operasi pada saat itu tetapkan Visi dan Misi perusahaan.Visi dan Misi  ini suatu ketika bila diperlukan dapat direvisi  disesuaikan kebutuhan.Adalah sangat penting menetapkan Visi dan Misi ( mimpi ) yg hendak dicapai ,ini sebagai alat memotivasi bawahan agar mengembangkan kemampuan pisik dan intelektualnya untuk berbuat yang terbaik bagi perusahaan .Kita memahami bahwa kemampuan manusia itu sangat fleksibel bisa rendah bisa tinggi,tidak sama dengan mesin yang dapat di setel dan diukur.Pada karyawan kita dapat mengamati potensinya,dan dengan demikian dapat mengembangkannya dalam  proses belajar mengajar  secara terus menerus,mengikuti perubahan yang terjadi dan menyesuaikannya .Pelaksanaan  training adalah dalam rangka  membentuk budaya kerja  dalam perusahaan yang selalu berubah dan berubah lingkungan bisnisnya.Visi Misi. harus difahami karyawan dan menjadi milik seluruh  karyawan  oleh karena itu bersama mencapainya.

Kedua ,setelah Visi Misi ditetapkan,bersama staf senior membuat program jangka panjang lima tahunan dan menyusun kebijakan strategig perusahaan al :  menyusun ; strategi Promosi,Strategi Produk,Strategi Price dan Place (distribusi) dan menetapkan sasaran pasar (market segmentasi) serta focus menggarapnya.Kemampuan karyawannya di setiap level organisasi perlu dikembangkan.Pimpinan bisnis menyampaikan pada karyawan bahwa dalam lima tahun kedepan kemampuan internal perusahaan sudah harus mapan,dan citra perusahaan telah terbangun. Dikatakan mapan artinya telah terbangun system manajemen yang ter integrasi menggunakan Informasi Teknologi .dan telah memiliki buku Manual Mutu atau Pedoman Mutu yaitu berupa buku pedoman perusahaan yang berisi  petunjuk  bekerja karyawan,dan karyawan telah faham itu karena selalu ada pembimbingan dan pelatihan bagaimana melaksanakannya. Bila system telah mapan dan dijalankan berbarengan  dengan itu akan tampak kader potensil yang dapat di bebankan tugas manajer bagi unit bisnis baru sebagai pengembangan usaha. Disinilah pemimpin usaha menyediakan karir bagi bawahannya. Kerangka bisnis lima tahunan ini tentu anda rinci menjadi tahunan dan bulanan dalam bentuk angka angka dan sasaran yang hendak dicapai .

Ketiga ,bila  telah sukses dengan program lima tahun pertama artinya sistem manajemen telah mapan dan telah jalan dan kader pimpinan unit/cabang telah terbina dan telah disusun Study Kelayakan Proyect Proposal Pengembangan bisnis Unit ,maka tibalah ambil keputusan mendirikan unit baru dengan menyusun organisasi yg  operasionalnya berpedoman pada sistem yang dituangkan dalam buku Pedoman Mutu.Sambil jalan Pedoman Mutu unit baru  disempurnakan  sebagaimana mestinya sehingga menjadi Buku Pedoman Mutu lengkap menjadi acuan kerja bagi karyawan unit baru yang telah ditunjuk pimpinannya. Perusahaan dikembangkan sedemikian rupa,memdidik , memperkerjakan orang orang sehingga memiliki keterampilan kerja  profesional,dan selanjutnya  dapat di disain  unit unit baru pengembangan dengan sistem Waralaba (Franchising).

Bisnis Franchising (WARALABA)

Sebelum menuju usaha bisnis waralaba baiknya perusahaan sudah menyusun buku Pedoman Mutu Perusahaan sebagai acuan kerja karyawan.

Pengertian*). Waralaba dalam bahasa Inggris disebut Franchising dan dalam bahasa Prancis disebut Franchise  artinya  untuk kejujuran atau kebebasan  adalah hak-hak untuk menjual suatu produk atau jasa atau layanan..Sedangkan menurut versi pemerintah Indonesia, yang dimaksud dengan waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa 1)..

Sedangkan menurut Asosiasi Franchise Indonesia, yang dimaksud dengan Waralaba ialah: Suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu. Franchisor dan franchisee.Selain pengertian waralaba, perlu dijelaskan pula apa yang dimaksud dengan franchisor dan franchisee.Franchisor atau pemberi waralaba, adalah badan usaha atau perorangan yang memberikan hak kepada pihak lain untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimilikinya.

Franchisee atau penerima waralaba, adalah badan usaha atau perorangan yang diberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas yang dimiliki pemberi waralaba *).dikutip dari google.

Bisnis Waralaba berkembang sejalan Globalisasi Ekonomi Asean atau Pasar Bebas Asean.adalah pasar bebas didalamnya 13 negara yang bersepakat membentuk pasar tunggal bersama  Asean.Semua produk bisa bebas masuk kepasar itu,tanpa pengenaan bea masuk,tidak ada lagi pembatasan tarif,tidak ada lagi hambatan tarif.Bukan hanya barang yang bebas masuk termasuk pekerja pebisnis.Pengusaha UKM kita dapat membuka gerainya di Luar negeri,pengusaha gerai negara luar dapat membuka gerainya di Indonesia.Ini betul betul peluang dan sekaligus tantangan bagi pengusaha UKM kita.Sangat diyakini usaha bisnis Franchising atau Waralaba akan semakin berkembang dan mendunia.Termasuk indonesia sudah banyak waralaba yang muncul.Beberapa Waralaba perusahaan nasional sudah banyak sekali ,pada pameran waralaba tahun 2006 lalu sebanyak 100 perusahaan menawarkan waralaba antara lain : Waralaba bidang pendidikan ILP (International Language Programs),Waralaba Laundry Indonesia MELIA,Waralaba Mister Baso ahlinya Baso,Cuppa Coffee,Alfa mart,Indomart,RM Sederhana.. dan banyak yang lain.Sampai dengan akhir tahun 2010 sudah tercatat 1500 waralaba milik perusahaan nasional indonesia bergerak dalam berbagai jenis bisnis,jumlah ini akan terus bertumbuh.Namun tidak semua perusahaan waralaba itu di garap profesional. Coba kita tanya sudah berapa perusahaan waralabakah yang telah mempunyai Buku Pedoman Mutu perusahaanya.

Contoh pengembangan bisnis

Kerupuk sanjai yang di produksi di bukittinggi dan dipasarkan ke luar daerah selama 30 tahunan ini caranya begitu begitu saja, di produksi secara tradisional usaha perseorangan,dibungkus pelastik,di packing dengan kardus,di beli pelancong dibawa ke luar daerah.Ya begitu saja dari dahulu. Kenapa tidak dikembangkan begini ; Induk perusahaan pabrik kerupuk sanjay,menyusun formula kerupuk sanyai ; sanyai rasa bawang,rasa keju,rasa straubery dan rasa apa saja lain lain ( diversifikasi produk).Setiap jenis rasa sanyai di serahkan pada kelompok rumah tangga (home industri) untuk memproduksi dengan cara tertentu,formula standar tertentu (disupervisi perusahaan induk) ,boleh jadi mesin penggoreng,pemotong,pengering dll disediakan atau di jual leasing (sewa beli) oleh perusahaan induk ke home industri.Bisa jadi bahan bakunya yg standar di usahakan pula oleh perusahaan induk. Kemudian Semua hasil yang telah sesuai spesifikasi di setor home indusrti ke perusahaan induk untuk proses lebih lanjut guna : pengemasan , pendistibusian ,pemasaran ke supermarket2 di luar daerah menyaingi kerupuk Chiky, Pokky, Quetela,dan sebagainya produk asing yang menguasai pasar di indonesia.Jadi ada kerjasama saling menguntungkan atara perusahaan induk dengan usaha rumah tangga (home industri) disekitar perusahaan induk.

Randang,adalah produk makanan khas minang yang telah diakui ke unggulan rasanya dan sudah dikenal dunia.Tetapi adakah randang yang sudah dikemas baik, dijual di supermarket semisal randang didalam kaleng dg tampilan menarik lengkap dengan formula, didalam di bungkus dengan aluminium foil,sepertinya belum ada,yang ada adalah randang kering di bungkus pelastik dan di staple,tidak menarik.Kalau anda lakukan meniru kemasan produk impor anda bisa pasarkan ke seluruh indonesia dan expor ke negara asean dalam rangka persaingan bebas.Nama randang sudah dikenal di manca negara tapi pemasarannya yang belum , nanti didahului oleh perusahaan asing memproduksi dan memasarkan randang di malaysia.Agaknya perlu cepat  membuat keputusan terbaik.Jangan seperti katak dalam panci, didahului perusahaan asing dan orang minang sebagai follower,perusahaan pengekor menjual randang kemasan.(baca ; artikel Globalisasi ekonomi Asean Plus Three)

(bersambung artikel berikut)

Catatan : Pembaca yg ingin konsultansi, urun pendapat dg Penulis dapat kontak pada Email address jms_konsultan@yahoo.com atau BB  24E13B7C,  JMS Consulting akan mengadakan Training dan Workshop Manajemen Bisnis UKM (2 hari),dan training Pemahaman SMM ISO 9001 (2 hari) ,dilaksanakan di kantor JMS di Komplek Perumahan Jatinegara Baru Jl Taman Sari V/22.Pelatihan diadakan bila peserta mendaftar 20 orang.Instruktur JMS bisa diundang untuk Inhouse training untuk Training UKM,atau SMM ISO 9001 bagi yg berminat.





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)