Solok

Bertahun-Tahun Penuh Konflik, Mediasi Polresta Solok, Muaro Pingai - Saniangbaka Damai

Warta Andalas | Rabu, 10 Oktober 2018 - 13:16:36 WIB | dibaca: 375 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK - Jauh sebelum era bupati Solok Gamawan Fauzi konflik antara warga Saniang Baka dengan warga Muaro Pingai sudah sering terjadi. Konflik yang awalnya hanya persoalan kecil akhirnya merembet jadi konflik besar dengan bakar membakar dan melibatkan masa kedua belah pihak dinagari bersangkutan. Seperti api dalam sekam, setiap tahun ada saja pemicunya sehingga konflik yang sudah lama diam akhirnya kembali menciptakan gangguan kamtibmas, seperti penghadangan jalan dan persoalan lainnnya yang tidak ada kaitannya dengan persoalan awal. 

Kondisi ini jelas merugikan kedua belah pihak dan akses kedua wilayah akan terhambat dan pembangunan terhadap wilayah tersebut sulit dilakukan. Tapi situasi ini merupakan sebuah tantangan bagi jajaran Polres Solok Kota untuk menciptakan wilayahnya bebas dari Konflik dan pertikaian, apalagi dengan melibatkan masa.

Rabu (10/10), bertempat dihalaman Mapolres Solok Kota, dipimpin AKBP Doni Setiawan, SIK, MM, diserahkan penghargaan kepada Kapolsek X Koto Singkarak, Iptu Agustiawarman, dan Kanit Reserse Bripka Deli Harapno yang berkat keuletannya mampu memediasi sengketa tanah pesantren dibawah yayasan Karya Peduli Anak Saniangbaka (YPAS) dengan pemilik tanah, seluas 6 Ha. 

Doni mengungkapkan apa yang dilakukan oleh Kapolsek X Koto Singkarak dan Kanitnya merupakan sebuah terobosan besar. Besar ketika bertahun-tahun konflik antara kedua nagari sulit terselesaikan, maka pada hari ini semuanya clear. Ini sebenarnya tugas kepolisian, mengayomi dan mampu menjalin komunikasi dengan masyarakat, sehingga persoalan apapun yang terjadi disetiap kecamatan dapat diatasi dengan baik dan kepiawaian setiap personil dalam memahami kondisi masyarakatnya. Ternyata, ujar Doni, hal itu dilakukan dengan baik oleh Kapolsek X Koto Singkarak dan Kanit Resersenya. Dengan menggambar setiap konflik dan memetakannya serta mencari inti persoalannya, maka hari ini atas nama Polri yang berprestasi diganjar penghargaan, termasuk untuk tokoh masyarakat yang membantu tugas Polri dalam menjaga Kamtibmas. "Kapolsek, Kasat, Kanit, Kantibmas, dan setiap individu dijajaran Polres Solok Kota untuk belajar pada Polsek Singkarak. Belajar bagaimana menyelesaikan konflik ditengah masyarakat sehingga menciptakan kamtibmas" perintah Doni."Buat bagaimana Kapolresta Solok susah tidur dengan prestasi dan prestasi anggotanya"Tutur Doni.

Iptu Agustiawarman didampingi Kanit Reserse Bripka Deli Harapno menuturkan kunci setiap persoalan adalah komunikasi dan kesabaran, dan hukum. Dilakukan komunikasi yang intens dengan pihak bersengketa, terus menerus, sabar, sambil mempelajari apa penyebab konflik, selanjutnya dilakukan mediasi. Tanpa menghalangi hak mereka untuk menyelesaikannya diranah hukum. (Zfk)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)