Lintas Provinsi

Belu Akan Dijadikan Pusat Pembibitan Ternak Di Kawasan Perbatasan

Warta Andalas | Kamis, 16 Februari 2017 - 11:24:27 WIB | dibaca: 253 pembaca

WARTA ANDALAS, TASBAR - Kawasan peternakan Sonis Laloran milik pemerintah kabupaten Belu yang berlokasi di desa Bakustulama kecamatan Tasifeto Barat akan dikembangkan dan dijadikan lokasi pembibitan ternak sapi unggulan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian RI Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan menaruh perhatian serius terhadap pengembangan potensi peternakan yang ada di wilayah yang berbatasan darat langsung dengan negara Timor Leste ini. Untuk mengembangkan bidang peternakan di wilayah ini, pemerintah pusatpun akan membantu mengembangkan sumber daya manusia lokal dalam mengelola bidang peternakan. Hal ini disampaikan Tim Pakar Upsus Swasembada Pangan Kementan RI Dr. Ir Sam Herodian,M.Sc ketika diwawancarai disela-sela peninjauan lokasi peternakan Sonis Laloran di Desa Bakustulama Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu Selasa (14/02)

“Infrastruktur sudah ada perlu ditingkatkan khusus di bidang sumber daya manusia perlu kita latih untuk mengelola tempat ini terutama dari managemen instalasinya, managemen peternakannya, managemen lahannya, dan juga manajemen kesehatan hewan termasuk managemen marketingnya,”ujar Samherodian.

“Pemerintah sangat serius untuk mencukupi pangan nasional dan mengurangi porsi impor khususnya pada sapi juga demikian . NTT termasuk Belu adalah sumber ternak nasional yang sangat diandalkan untuk menyuplai terutama ke pulau jawa. Khusus di Belu ini menjadi sangat strategis karena berada di batas negara menjadi gerbang atau daerah terdepan Indonesia karena itu menjadi penting untuk melakukan pembangunan yang lebih maju,”dia menambahkan.

Dikatakannya pemerintah mempunyai dua program nasional yang besar yaitu Upsus Padi, jagung dan kedelai dan bidang peternakan ada Upsus Sapi Indukan wajib Bunting ( SIWAB) artinya dimanapun ada sapi betina yang semestinya harus bunting harus dilakukan pelayanan dengan baik sehingga diharapkan bisa beranak.

“Khusus dibidang peternakan juga, kami lihat disini dengan penguatan dari kementan sejak tahun 2013 dengan adanya instalasi ini harus terus kita lanjutkan, pertama adalah bagaimana menjadikan tempat ini atau fasilitas ini menjadi pusat pembibitan ternak di Belu sapi-sapi di perbaiki disini menjadi sapi - sapi yang terbaik secara genetic,”

Dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Belu khususnya Bupati Belu yang sangat merespon dan berkomitmen untuk memajukan bidang peternakan di kabupaten Belu Belu ini

“Jadi kalau saya bandingkan dengan daerah lain, hamparan lahan yang luas ini merupakan anugerah yang harus kita manfaatkan yang paling tepat disini adalah sapi oleh karena itu dalam dua tahun tempat ini akan menjadi hamparan padang rumput dengan banyak sapi yang berkeliaran di padang ini,”pungkasnya

sementara Bupati Belu Willybrodus Lay disela-sela peninjauan mengatakan pemerintah kabupaten Belu sangat menaruh perhatian serius terhadap pengembangan potensi peternakan yang ada di wilayah ini menurutnya peternakan di kabupaten Belu mempunyai potensi yang harus dikembangkan.

“Potensi masyarakat yang ada ini harus dikembangkan. Pemerintah kabupaten Belu akan menata padang gembalaan. Kita wajib membantu masyarakat sehingga peternakan ini kedepan bisa berkembang,”tuturnya.

Terkait dengan pengembangan sumber daya manusia oleh Kementan untuk mengelola peternakan di wilayah Belu ini, Bupati Belu mengatakan dirinya menyetujui sehingga sekembalinya nanti ilmu yang diperoleh akan diaplikasikan kepada masyarakat khususnya peternak di kawasan Sonis Laloran ini.

Turut dalam peninjauan Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur Pertanian Dr. Ir. Ani Andayani,M.Agr, Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI Bidang Infrastruktur pertanian Prof. Dr.Ir. Budi Indra Setiawan. Sekretaris Program SIWAB Ir. Maydaswar, M.Sc, Dandim 1605/Belu Letkol CZI Nurhidin Adi Nugroho S.IP, Asisten Perekonomian dan pembangunan Sekda Belu Ir. Yeremias Kali Taek, Camat Tasifeto Barat dan Kepala Desa Bakustulama.(PKPSetdaBelu)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)