Profil

Bantu Korban Banjir, Relawan Al Tara Bagikan Paket Sembako

Warta Andalas | Selasa, 10 Desember 2013 - 22:26:26 WIB | dibaca: 1924 pembaca

WARTA ANDALAS, PASAMAN - Relawan Al Tara yang diutus oleh calon anggota DPR-RI Hj.Ananda Mutiara Rezeky Tara dan calon anggota DPD-RI utusan Sumbar HM.Yamin Ferrianto Tara untuk membantu proses penanganan banjir bandang di Nagari Malampah Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman, ikut bersama-sama masyarakat dan relawan lainnya membantu masyarakat yang terkena bencana sejak Minggu (8/12) malam.

"Kami sejak Minggu malam sudah berada di lokasi bencana dan telah bergabung dengan relawan lainnya dalam membantu penanganan bencana banjir bandang di Nagari Malampah," kata Kepala Relawan Al Tara Rescue Ricap S.Cecep ketika dihubungi kemarin.

Dikatakannya, Relawan Al Tara yang ditugaskan membantu penanganan bencana dengan mengirimkan lima unit armada, sepuluh orang relawan dan paket sembako yang telah dibagikan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana," sebut Ricap S.Cecep.

Selain melaksanakan berbagai tugas kemanusian di lokasi bencana, lanjutnya, kedatang relawan Al Tara ke lokasi bencana juga mendapatkan smabutan yang cukup antusias dari masyarakat setempat. Apalagi, Relawan Al Tara juga ikut berpartipasi pada kejadian serupa yang terjadi di Kecamatan Simpati, pertengahan tahun lalu.

Selain turun langsung ke lokasi bencana dan bergabung bersama masyarakat, relawan juga terus melakukan komunikasi dengan posko penanganan bencana yang ditempatkan di kantor Walinagari Malampah.

"Senin sore kemarin, kami juga membagi-bagikan paket sembako sumbangan dari Yamin Tara dan Mutia Tara untuk korban banjir bandang. Apalagi Pemerintah Kabupaten Pasaman sudah menetapkan masa tanggap darurat banjir bandang di Malampah Kecamatan Tigo Nagari selama dua minggu," katanya.

Penetapan masa tanggap darurat dilakukan oleh Bupati Pasaman Benny Utama setelah melakukan rapat terbatas bersama Kodim, Polres serta pihak terkait yang disaksikan oleh masyarakat setempat.

Dalam rencananya, dalam masa tanggap darurat ini pemerintah Pasaman akan mengutamakan pemulihan jalan dan jembatan yang rusak parah serta sempat terputus.

Adapun banjir yang menimpa Kabupaten Pasaman Sabtu (7/12) itu sedikitnya menyebabkan 11 fasilitas umum seperti dua jalan dan sembilan jembatan serta 109 hektar lahan pertanian masyarakat terutama ladang jagung dan sawah.

Banjir yang terjadi saat itu juga merusak perumahan masyarakat serta sejumlah toko di Pasar Malampah. Untuk itu, langkah utama yang dilakukan dalam masa tanggap darurat ini bupati telah mengerahkan untuk memperbaiki akses mayarakat pada empat unit jembatan yang rusak parah.
Pembukaan akses jalan yang putus akibat longsor di Tigo Nagari juga dilakukan seperti yang terjadi di Rimbo Malampah.

Pemkab Pasaman juga menyediakan sanitasi dan air bersih di seluruh kawasan yang terkena dampak bencana ini. Disamping itu, masyarakat juga difasilitasi dengan perbaikan saluran irigasi di empat jorong (kampuang) di Nagari Malampah.

Mengenai sisa yang belum terakomodir dalam masa tanggap darurat ini, Pemkab Pasaman akan mengusahakannya bisa diakomodir melalui dana rehabilitasi dan rekonstruksi tahun depan, baik pusat maupun daerah. (ben)






Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)