Sijunjung

Arrival Boy: Kisruh yang Terjadi Adalah Sebuah Pembelajaran

Warta Andalas | Senin, 16 April 2018 - 08:28:19 WIB | dibaca: 2562 pembaca

WARTA ANDALAS, SIJUNJUNG -  Pasca terjadinya kerusuhan dan tindakan amuk kader terhadap kantor DPDI Partai Golkar Sumbar dibawah kepemimpinan Hendra Irwan Rahim, Ketua DPD II  Partai Golkar Sijunjung Arrival Boy menilai bahwa hal ini merupakan sebuah pelajaran.

"Apa yang terjadi hari ini adalah sebuah pembelajaran. Hingga kini saya masih sah sebagai ketua DPD Partai Golkar Sijunjung. Tak ada istilah Musda ulang," kata Arrival Boy, dihadapan para kader dan pengurus Partai Golkar pasca Rusuh, Minggu (14/4/2018) sore di kantor DPD I Partai Golkar Sumbar Jln Rasuna Said No 79 Padang.

Disarankannya, sebelum ada kejelasan persoalan tersebut, hendaknya kantor Partai Golkar di police line dulu. "Sebelum ada kejelasan penyelesaian, hendaknya kantor Golkar Sumbar di Police line dulu. Ini hanya pembelajaran dan apa yang terjadi hanya karena kaget," jelas aktif 1998 yang juga Wabup Sijunjung itu.

Sebelum terjadinya insiden, tak ada yang menduga kejadian itu tiba-tiba menyulut emosi para kader. Awalnya, antara Arrival Boy dan Hendra Irwan Rahim saat masuk ruangan pertemuan di kantor Golkar itu terlihat harmonis, bahkan sempat cipika-cipiki.

Namun sayang, cipika-cipiki itu justeru berakhir rusuh. Kejadian itu diawali ketika panitia mengatakan dilakukan Musda ulang. Spontan Arrival Boy kemudian berang karena dinilai tak berdasar kecuali Musdalub. Suasana pun tegang dan tak menerima upaya pemusdaan itu. Arrival Boy pun naik pitam dan marah.

Blarr..pot bunga di atas meja pun pecah. Suasana ricuh dan gaduh. Amuk masa yang lainnya pun tak terkendali sejumlah bot bunga di plataran kantor golkar pyn hancur dan jendela kaca milik kantor yang dipimpin Hendra Irwan Rahim pun hancur berantakan setelah diamuk para kader golkar Sijunjung yang sudah tersulut emosi itu.

Satu diantara massa yang mulai beringas itupun mengalami luka dan robek dikakinya akibat serpihan kaca. Seketika korban yang luka itu dillarikan ke salahsatu rumah sakit di Padang tuk diberi pengobatan. (sr)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)