Solok

Pemko Gelar Lomba Desain Batik Bercorak Khas Solok, Seni, Kuliner dan Budaya

Angkat Destinasi Wisata, Perdagangan, UKM Kota Solok

Warta Andalas | Minggu, 12 Februari 2017 - 22:10:32 WIB | dibaca: 422 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK - Sebuah daerah dikenal karena didaerah tersebut memiliki keunikan dan keunggulan dalam bidang tertentu, yang bisa dijual dan ditonjolkan untuk kemudian dijadikan sebuah daya tarik daerah dalam menggaet Pendapatan Asli Daerah (PAD). Setiap keunikan dan keunggulan daerah tersebut kemudian dikemas oleh pemerintah daerah setempat menjadi sebuah aset berupa destinasi wisata yang penuh rasa keingintahuan setiap orang diseluruh penjuru daerah, dan dengan rasa penasaran setiap orang tersebut menumbuhkan rasa ingin tahu dan melihat langsung seperti apa ke khasan Kota Solok sehingga layak untuk dikunjungi.

Launching Lomba Desain Batik Bercorak Khas Alam dan Budaya Solok, oleh Wakil Walikota Solok, Reiner, ST, Dt. Intan Batuah, yang dikemas dalam Pagelaran Sumarak Anak Nagari Solok, yang digelar di Taman Syech Kukut Kota Solok, beberapa waktu lalu, merupakan sebuah terobosan bagi pemerintah Kota Solok dalam menjual destinasi wisatanya, berupa alam, seni dan budaya daerah dan mengangkat keunggulan daerah  dengan produk-produk rumahan yang mengambarkan keindahan alam Kota Solok, diantaranya dengan melahirkan produk batik tertentu seperti Design Batik bercorak Rumah Gadang Maharam, dengan latar belakang Sawah Solok, dengan corak Pulau Belibis yang merupakan salah satu lokasi wisata unggulan Kota Solok yang terletak dikelurahan Kampung Jawa. Kemudian dengan corak Tugu Carano, Khasanah Adat Kota Solok, seperti Baju Adat, Perlengkapan Adat, Atribut Adat, Balairung atau Balai-Balai Adat serta corak budaya Bararak dll.

Hadir dalam Pagelaran Sumarak Anak Nagari Solok, Yutriscan, SE, Ketua DPRD Kota Solok, Ny. Elfia Reiner, Ketua Dekranasda Kota Solok Ny. Yet Zul Elfian, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Solok, Ny. Milda Murniati, S.Pd, Ketua Bundo Kanduang Kota Solok, Ketua Wanita Persatuan istri anggota DPRD Kota Solok, Yanti, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solok Hj, Elvi Basri, SE, MM, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi, UKM Drs, Dedi Asmar.

Reiner, ST, Dt. Intan Batuah, Wakil Walikota Solok mengatakan sebagai bagian dari wilayah adat, yang sering disebut dalam “Kubuang Tigo Baleh” Kota Solok merupakan salah satu daerah yang mewarisi seni, budaya dan sejarah Adat Alam Minangkabau. Salah satu warisan Adat Alam Minangkabau tersebut yaitu terdapatnya beragam seni budaya tradisional, yang kedepannya mesti dikembangkan dan diangkat serta “dijual” sebagai sebuah daya tarik wisata. Apalagi dimasa akan datang akan lahir produk – produk batik made in Kota Solok, dengan diawali dengan launching  lomba Desain Batik Bercorak Khas Alam dan Budaya Kota Solok sebagai pendukung destinasi wisata. Untuk mempromosikan keberagaman budaya Kota Solok diperlukan banyak media dan alat yang dapat digunakan agar keunikan dan ke khasan Kota Solok dapat diketahui daerah lainnya, salah satunya melalui lomba desain batik bercorak khas Solok ini. Dimana dalam membuat produk – produk batik lebih mengutamakan keberagaman seni dan budaya tradisional serta menggunakan corak Alam Khas Solok.

“Jadi nantinya pada setiap kain maupun pakaian batik akan lahir batik bercorak khas alam dan budaya Solok. Inilah yang sebenarnya kita harapkan agar dimasa akan datang terdapat sebuah produk unggulan berupa batik bercorak Alam Solok dan Budayanya” Kata Reiner.

Disamping itu, Ujar Reiner, Pagelaran Sumarak Anak Nagari Solok akan dimasukan dalam agenda rutin kalender pariwisata Kota Solok dan akan digelar secara terjadwal dengan tanggal yang akan disepakati bersama-sama nantinya. “Dinegeri bernama Minangkabau ini terdapat sebuah anugerah berupa kekayaan alam, budaya, dan seni tradisionalnya. Unik, khas, menarik, dan menumbuhkan rasa keingin tahuan semua orang untuk datang melihat langsung kekayaan Alam dan Budaya Solok” Katanya.

Selain itu, Kota Solok juga memiliki keberagaman kuliner dan ditampilkan dalam pameran kuliner dan beragam perdagangan makanan khas Solok, dengan menampilkan pemenang Festival Kuliner Makanan Tradisional Kota Solok tahun 2016. Kemudian pagelaran Silek Tuo, sebuah warisan budaya minangkabau yang saat ini masuk nominasi badan dunia (PBB) yang khusus bergerak dibidang seni dan budaya serta peninggalan sejarah dunia, UNESCO. Juga didaulat beberapa sanggar tradisional anak nagari Kota Solok untuk menampilkan kebolehan dan kemampuannya dihadapan Wakil Walikota Solok, Ketua DPRD, dan masyarakat.

“Pagelaran Sumarak Anak Nagari merupakan tempat berkreatifitas bagi pelaku seni, baik itu seni tradisional maupun seni modern serta menginspirasi munculnya beragam kreasi dan kreatifitas ditengah-tengah masyarakat Kota Solok. Selian itu, kita dapat mewarisi dan memperkenalkan adat dan budaya alam Minangkabau kepada generasi muda agar tumbuh rasa memiliki serta rasa cinta terhadap kesenian tradisionalnya sendiri. Artinya, seni dan budaya Kota Solok akan tetap terus lestari dari generasi ke generasi” Kata Wawako.

Sementara, Ketua Dekranasda Kota Solok Nt. Yet Zul Elfian menyebutkan Lomba Desain Batik Bercorak Khas Alam dan Budaya Minangkabau merupakan usaha home industri (industri rumahan) dan menghasilkan sebanyak 3.500 (tiga ribu lima ratus) helai batik bercorak khas alam Kota Solok. Untuk tahap awal produk batik dari kreasi industri rumah tangga dengan dipandu oleh Dekranasda Kota Solok akan dipakai oleh jajaran pemko Solok. Selain itu, akan dibangun outlet untuk pajangan Batik bercorak khas alam budaya Kota Solok didepan kantor bagian humas Kota Solok. Disamping itu, gazebo atau toko yang ada di Taman Syech Kukut akan dimanfaat sebagai toko untuk penjualan batik khas alam budaya Kota Solok. seusai

“Jadi jika ada pengunjung yang datang mereka akan melihat sentra kerajinan masyarakat Kota Solok berupa Batik khas alam Kota Solok. Jika ada permintaan dari pembeli kita akan jemput ke Taman Syech Kukut, dan ini akan membantu mempromosikan pariwisata Kota Solok karena dinilai mampu menarik wisatawan datang ke Kota Solok” Terangnya.

Pagelaran Sumarak Anak Nagari Solok bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Solok dan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Solok. (**) 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)