Sawahlunto

Akibat Hujan Deras, Rumah Khairil Warga Silungkang Tigo Terancam Terban Ke Sungai

Warta Andalas | Selasa, 14 Januari 2014 - 11:00:14 WIB | dibaca: 1605 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO - Hujan lebat yang menguyur Kota Sawahlunto dalam beberapa hari ini, mengakibatkan tak hanya bencana tanah longsor yang terjadi di Guguak Bungo desa Lumindai Kecamatan Barangin dan  badan jalan sepanjang 45 meter merengkah dan amblas di kaki bukit Puncak Polan yang menghubungkan Tanjung Sari dengan Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Lembah Segar.

Selain itu, hal tersebut juga berdampak kepada pengikisan  tanah akibat air bah di sepanjang bantaran  sungai wilayah kota yang dipimpim Ali Yusuf – Ismed  ini.

Salah satunya, terjadi dibantaran sungai Lasi yang membelah nagari Silungkang  itu menguap dan mengikis serta  mengancam deretan  rumah-rumah yang ada dipingir sungai yang berhulu dari kabupaten Solok itu.

Berdasarkan pantuan Warta Andalas  ditempat kejadian, Selasa, (14/1) tepatnya di kampong Melawas Hilir dusun Pasar Usang Desa Silungkang Tigo, tampak  sekali rumah milik Khairil Bagindo Rajo (55) dan rumah milik Eson (38 th) telah mendekati  bibir sungai, yang berjarak 1,5 meter.

Kalau dibiarkan terus-menerus, diperkiraan rumah-rumah disepanjang  bantaran sungai Lasi itu akan terban dibawah arus. Hal ini perlu segera mungkin Pemko  Sawahlunto melakukan tindakan pencegahaan dengan pemberian kronjong batu atau cek dam di bantaran sungai Lasi itu.

Menurut pemilik rumah, Khairil didampingi Kepala Desa Silungkang Tigo, Andri Wijaya meminta agar Pemerintah Kota Sawahlunto segera mengalokasikan dana dalam pembuatan  kronjong batu penahan longsor di sepanjang bantaran sungai Lasi, dari Kampung Melawas Hilir sampai ke jembatan Lubuk Kuok.

” Tolong selamatkan rumah saya ini dari terjangan air bah , karena 1, 5 meter lagi rumah ini sudah sampai ke sungai.” Sebutnya.

Senada dengan ucapan Khairil, Andri Wijaya, BSc  sebagai Kepala Desa akan segera membuat laporan tertulis ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Swahlunto.

” Hari Rabu atau Kamis lusa, kami siapkan laporannya dan kami mengharapkan  agar Pemko secepatnya merealisasikan bantuan itu, sehingga rumah-rumah penduduk disekitar bantaran sungai Lasi ini dapat diselamatkan” sebut Kepala Desa.

Deswanda, Kepala BPBD setempat, yang dihubungi warta-andalas.com mengenai musibah itu menyebutkan agar Kepala Desa secepatnya membuat laporan tertulis.

” Insyaalalh akan segera ditindak lanjuti,” ucap Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Drs.H.Deswanda dibalik ponsel. (Eryanto Melhisi)

 





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)