Solok

Akhir Tahun, DPRD Kota Solok Kebut Pembahasan Perubahan APBD-P

Warta Andalas | Selasa, 14 November 2017 - 20:02:29 WIB | dibaca: 96 pembaca

WARTA ANDALAS, SOLOK - Berada dipenghujung tahun 2017, DPRD Kota Solok Kebut pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2017. Dimana proses legalitas dalam proses pembahasan tersebut biasa dilaksanakan berselang satu tapi pada tahun anggaran 2017 akhir ini, DPRD Kota Solok menggasak pembahasan dengan melakukan sidang paripurna dalam satu hari berturut-turut.

Pada Selasa, (14/11) dilaksanakan sidang pukul 09.00 Wib dengan penyampaian nota Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan oleh Walikota Solok, H. Zul Elfian, SH, M.Si, dengan dibantu oleh Wakil Walikota Solok, Ir. Reiner, ST, MM, Dt. Intan Batuah dan selesai pukul 12.00 Wib. 

Seusai paripurna, hari itu juga dilakukan rapat internal antara pimpinan DPRD Kota Solok, Yutriscan, SE, dengan Ketua Fraksi Golkar Indonesia Raya, Nasril In Dr. Malintang Sutan, Ketua Fraksi Restorasi Nurani Indonesia, Yoserizal, SH, Ketua Fraksi PPP Daswippetra, SE, MM, Dt. Manjinjiang Alam, serta ketua-ketua Fraksi lainnya bersama Sekretaris Daerah Kota Solok, Rusdianto, Asisten II Jeprizal, Kepala Bappeda, Jonnedi serta didampingi Kasubag Umum/Plt Sekwan DPRD Kota Solok, Yulia Fahmi.

Masih pada hari yang sama, dilanjutkan Sidang paripurna pukul 16.00 Wib mendengarkan pandangan umum DPRD Kota Solok terkait jawaban atas penyampaian nota Rancangan APBD-P tahun 2017. Menjawab media ini, Yutriscan menerangkan pembahasan dilakukan secara marathon karena pemerintah daerah Kota Solok dan DPRD Kota Solok sedang ditenggat waktu. Sehingga DPRD Kota Solok harus kerja ekstra cepat agar pembahasan Rancangan APBD-P dapat selesai sebelum tenggat tutup buku atau tenggat pencairan dana APBD-P  datang. "Kami tidak ingin kena penalti disebabkan lambatnya pembahasan RAPBD-P tahun 2017 ini" Kata Yutriscan.

Ditempat yang sama, Plt. Sekwan Yulia Fahmi Juga membenarkan apa yang dikatakan oleh Ketua DPRD Kota Solok. Menurut Yulia, pembahasan harus diburu agar pemerintah Kota Solok tidak kena teguran oleh Gubernur Propinsi Sumatera Barat. Besoknya, Rabu (15/11) dilanjutkan dengan paripurna berikutnya. (zfk)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)