Sawahlunto

Ajak Ciptakan Pemilu yang Aman, Sat Binmas Polres Sawahlunto Sambangi Kemenag

Warta Andalas | Jumat, 11 Januari 2019 - 23:09:00 WIB | dibaca: 151 pembaca

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Jelang pelaksanaan Pemilu Legislative dan Pilpres April mendatang, serta demi terwujudnya Pemilu yang aman dan damai, jajaran Polres Sawahlunto melalui Sat Binmas menyambangi Kantor Kementrian Agama (Kemenag) setempat, Jum’at (11/1) siang.

Dalam silaturrahmi tersebut, rombongan Binmas Polres Sawahlunto yang dipimpin langsung oleh Kasat Binmas IPTU Yonarial disambut langsung Kepala Kantor Kemenag Sawahlunto, Idris Nazar.

Dalam kesempatan itu, Kasat Binmas mengajak Kepala Kemenag dan pegawai di lingkungannya untuk mendukung terselenggaranya Pemilu 2019 yang aman, damai sejuk dan badunsanak.

Selain itu, Kasat Binmas juga meminta agar Kepala Kemenag memberikan pembinaan pada mubaligh/ustad di lingkungan Kemenag, untuk tidak malakukan kegiatan dan pesan-pesan politik pada saat memberikan khotbah dan tausiah di Mesjid maupun Mushallah.

Menurut Yonarial, kegiatan silaturahmi tersebut bertujuan untuk menjalin kemitraan antara Polri dengan Kemenag Kota Sawahlunto, dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif pada Pemilu 2019 mendatang.

Usai menyambangi Kemenag, kegiatan Binmas dilanjutkan dengan shalat Jum'at di mesjid Nurul Huda Pasar Baru Durian Kecamatan Barangin.

Sebelum khotbah dimulai, Kasat Binmas menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas pada jama’ah Masjid Al-Hidayah, serta menghimbau agar masyarakat selektif dan bijak dalam menggunakan jejaring social atau Medsos, serta tidak mudah percaya terhadap isu dan ujaran kebencian yang tidak jelas sumber kebenarannya sehingga dapat menimbulkan perpecahan.

Lebih jauh, Kasat Binmas juga mengajak jama’ah dan seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga dan memelihara situasi Kamtibmas, serta mendukung terselenggaranya Pileg dan Pilpres 2019 di Kota Sawahlunto yang aman, damai, sejuk dan badunsak.

Mengakhiri sambutannya, Kasat Binmas juga menyampaikan pada pengurus Masjid agar mengingatkan ustad yang akan memberikan khotbah, ceramah, dan tausiah untuk tidak ada unsur politik serta tidak menggunakan Masjid sebagai tempat kegiatan politik, melainkan hanya digunakan sebagai tempat ibadah. (tim)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)