Bireuen

Boh Timen Gapu, Marak Dibulan Ramadhan

Warta Andalas | Sabtu, 18 Mei 2019 - 20:28:33 WIB | dibaca: 233 pembaca

WARTA ANDALAS, BIREUEN  - “Boh Timen Gapu” atau sering disebut Mentimun Suri selalu muncul dan marak dikala memasuki bulan Ramadhan di sejumlah pasar tradisonal di berbagai kecamatan dalam wilayah Bireuen.

Selama bulan suci Ramadhan, Mentimun suri yang dibalut dengan kulit pohon pisang dijajakan diberbagai pasar tradisional di ibukota kecamatan, dalam Kabupaten Bireuen dengan jarga jual bervariasi dari Rp 5 ribu - Rp 15 ribu rupiah.

Menurut salah seorang pedagang Minggu (19/5) di Peusangan menyebutkan, Mentimun Suri di Peusangan Bireuen sangat digemari warga masyarakat umat Islam sehingga laris manis terjual di setiap sore harinya.

Disebutkan, Timun Suri banyak bermunculan di lala Bulan Ramadhan dan jarang ada di Bulan lainnya . Dan hal itu disebutkanlah bahwa Timun Suri adalah buah khas bulan Ramadhan nyaris sama dengan Kurma.

Menurut Agus Bang Bayan petani di Kecamatan Kuala menyebut, mentimun Sui memang ditanam dengan prioritas panen dalam bulan Ramadhan sehingga jarang ada di kala bulan lainnya.

Buah Mentimun Suri kata Agusa, selain isi dagingnya lembut juga berkhasiat antara lain menyehatkan mata, Anti kanker dan pembuangan racun, merupakan salah satu buah timun suri, menjadi bahan minuman buka puasa namun harus dicuci dengan air hangat. 

Pengamatan di berbagai kecamatan, Mentimun Suri banyak peminatnya,sebab bagi yang mengerti akan khasiat kesehatan selain anti oksidan juga membantu pencernaan. (SA)





Komentar : 0


Nama

Email

Komentar



(Salin kode keamanan diatas)